Follow Me

Minggu, 22 September 2019

Melihat Langsung Gajah Sumatra di Seblat, Bengkulu





Salam Jelajah!!!
Kali ini saya akan ke Bengkulu.

Bengkulu berada di tenggara Sumatera, Bengkulu di kenal dengan sebutan Bumi Rafflesia di karenakan banyak bunga Rafflesia tumbuh di Bengkulu.

Kali ini saya akan membagikan pengalaman perjalanan saya di Bumi Rafflesia.
Wisata yang saya kunjungi kali ini adalah Taman Wisata Alam Seblat (TWA Seblat).
TWA Seblat memiliki luas kurang lebih 6000 hektar di huni berbagai Satwa dan Fauna.

Untuk Sampai ke TWA Seblat saya melakukan perjalanan mengunakan sepeda motor, waktu yang di tempuh kurang lebih 4-5 jam dari Kota Bengkulu dan dilanjutkan menyeberangi sungai Seblat mengunakan perahu untuk sampai ke TWA Seblat.

Tujuan saya ke TWA Seblat adalah untuk melihat dan lebih mengenal gajah Sumatra yang ada di TWA Seblat, untuk memasuki TWA Seblat kita harus memberi tahu kepada pihak TWA Seblat terlebih dahulu karena TWA Seblat bukan tempat wisata umum.
Jalan memasuki kawasan TWA Seblat

TWA Seblat memiliki 12 gajah Sumatra 4 jantan 8 betina dan setiap gajah memilki pawang masing-masing.
Setiap gajah memiliki nama :
1.Dino
2.Robi
3.Ucok
4.Bona
5.Devi
6.Desi
7.Darmi
8.Mega
9.Darmi
10.Darma
11.Nelson
12.Anggraini

Bona adalah primadona dan paling muda di TWA Seblat, karena Bona memiliki cerita yang sedih, dia tertinggal rombonganya di tengah hutan saat dia masih kecil dan di temukan pihak TWA Seblat saat sedang patroli di hutan.
Nelson, 45 Tahun
Robi, 24 Tahun

Di TWA Seblat kita bisa ikut memberi makan gajah dan memandikan gajah di sungai, waktu memandikan gajah ada di pagi hari dan sore hari. Kita juga bisa menginap di TWA Seblat, apabila tidak membawa tenda kita bisa menyewa kamar yang tersedia di resort TWA Seblat.

Gajah sama seperti manusia tidak menyukai cahaya sinar ultraviolet  yang menyebkan kulit gajah bisa terbakar. Biasanya gajah menyemburkan air dan meluluri kulitnya dengan lumpur mengunakan belalainya.
Memandikan gajah

Memandikan Robi
Setelah memandikan gajah kami langsung mengantarkan dia ke tempat makanannya.

🚫 Di larang mendekati gajah tanpa pawang dan menaiki gajah menggunakan pelana ataupun alat lainnya

Saat ke TWA Seblat pastikan kalian menggunakan kartu Telkomsel karena hanya Telkomsel yang memiliki jaringan di TWA Seblat.

Untuk biaya masuk TWA Seblat Rp.6,000
Ikut memandikan gajah Rp.50,000
Uang kebersihan Rp.30,000
Uang perahu PP Rp.10,000

Jika hanya ingin berfoto bersama gajah bisa menunggu gajah menjemput pakan tambahan di bekas kaki jembatan pada sore hari.
Menjemput Pakan Di Sebrang sungai Seblat

Nusa Penida keindahan lainya dari Bali

Salam Jelajah!!! Bali selalu menyimpan keindahan yang tiada ahir. Kali ini aku mau membagikan pengalaman aku explore di Nusa Penid...