Follow Me

Selasa, 10 Desember 2019

Hopping Island Belitung Yang Semakin Menarik di Mata Milenial

Salam Jelajah!!!

Pulau Belitung di kenal dengan sebutan Negeri Laskar Pelangi selain itu Belitung juga di kenal akan keindahan pantai dengan bebatuannya yang unik.

Kali ini saya ingin membagikan pengalaman perjalanan ke hopping island di pulau Belitung, perjalanan dimulai dari Tanjung Tinggi berjarak 45 menit dari bandara.
Untuk ke hopping island kita bisa menyewa kapal milik masyarakat di Tanjung Tinggi dengan tarif 400-600rb perkapal dengan maksimal 10 penumpang setiap kapalnya, kita juga bisa menyewa peralatan Snorkeling dengan harga mulai dari  Rp.20.000 perorang.

Sekali perjalanan kita akan mengunjungi 5 destinasi antaranya Pulau Garuda, Pulau Pasir, Pulau Batu Belayar, Pulau Lengkuas dan Pulau Kelayang.

Pulau pertama yang kita datangi adalah pulau Garuda tetapi kita tidak bisa turun dari kapal karena tidak ada tempat kapal bersandar, namun kita bisa berfoto dari atas kapal dengan pemandangan pulau Garuda.

Just info!!! jangan lupa bawa sunblock spf +50 karena cuaca siang hari di pulau cukup menyengat kulit.





Pulau Garuda, Belitung
Setelah puas foto-foto di Pulau Garuda kami melanjutkan ke destinasi selanjutnya, tapi sayangnya pulau Pasir dan pulau Batu Belayar tidak bisa di lihat karena air laut sedang tinggi menutupi pulaunya.

Karena tidak bisa melihat 2 destinasi akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Lengkuas, pulau yang memiliki mercesuar yang sangat indah dan menjadi icon pulau ini dan pulau Belitung.
Sama seperti pulau kebanyakan di Belitung pulau ini juga memiliki ciri khas batu-batuan yang sangat besar membuat pulau ini semakin indah di pandang.

Pulau ini menjadi destinasi wajib saat ke pulau Belitung kerena selain indah pulau ini cukup ramah untuk pelancong baik dari harga kapal maupun makanannya.

Batu besar di Pulau Lengkuas








Pulau Lengkuas, Belitung


Kita di izinkan mengelilingi pulau Lengkuas ini tapi kita harus berhati-hati karena banyak hewan biawak di pulau ini terutama di bagian belakang pulau, dahulu mercesuar ini di izinkan untuk di naiki tapi saat ini sudah di larang karena demi kelestarian mercesuar ini kata salah satu pedagang di pulau ini.

Selain kita bisa menikmati pasir pantai yang lembut dan menikmati keindahan pulau Lengkuas kita juga bisa merasakan keindahan dalam laut pulau Lengkuas dengan snorkeling.
Kedalaman air laut di tempat snorkeling sekitar 2-3 meter cukup aman untuk pengunjung. Bagi yang tidak bisa berenang kapal sudah menyediakan pelampung untuk wisatawan.

Jika kalian ingin melihat banyak ikan sebaiknya kalian membawa roti karena bisa mengundang banyak ikan datang saat kalian snorkeling

Kapal ke Hopping island


Snorkling di Pulau Lengkuas





Setelah puas snorkeling kita bisa melanjutkan ke destinasi terakhir yaitu pulau Kelayang tapi sayangnya saya tidak tahu bentuk pulau dan tidak sempat memotret pulau Kelayang dikarenakan saya mabuk laut.

Jika kalian tidak membawa bekal kalian bisa membeli makanan di pulau Lengkuas dan Kelayang di sana banyak pedagang makanan dan kelapa.

Semogga Blog saya kali ini bisa menjadi referensi destinasi wisata kalian nanti guys.

Kontak Kapal : Pak Buan +6281949216831
Sewa Motor    :+6281949130049

Salam Jelajah!!!

Rabu, 04 Desember 2019

3 Detinasi Yang Membuat Dieng Selalu Mempesona

Salam Jelajah!!!

Kali ini saya membagikan pengalaman saya saat traveling di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah.
Dieng adalah salah satu wisata unggulan di Jawa Tengah, karena banyak destinasi wisatanya dan  penunjang sarana lainnya sudah memadai.
Saya melakukan perjalanan dari kota Semarang pada malam hari sekitar jam 12 malam karena rencana awal saya ingin menikmati sunrise di Bukit Sikunir, dataran tinggi Dieng. Jam 3 dini hari saya sampai di Dieng saya beristirahat di hostel tidak jauh dari Bukit Sekunir.

Jelajah Dieng di mulai pagi hari, tujuan awal saya ke Bukit Sikunir.
Di perjalanan saya melewati perkebunan warga yang sangat indah dan saya juga melewati Desa tertinggi di Pulau Jawa yaitu Desa Sembungan, sekitar 10 menit dari Desa Sembungan kami sampai di parkiran motor Bukit Sikunir lalu di lanjutkan jalan kaki menaiki bukit -+ 20 menitan untuk sampai ke atas bukit Sikunir.
Waktu yang pas ke Bukit Sikunir adalah saat matahari terbit / sunrise karena Bukit Sikunir terkenal dengan sebutan "Golden Sunrise", jangan terlalu siang ke Bukit Sikunir karena gunung di depan Bukit Sikunir akan tertutup awan.
Setelah puas dari Bukit Sikunir saya mampir ke warung warga untuk makan dan mencoba olahan buah khas Dieng yaitu Carica.

Parkir: free
HTM  : free




Bukit Sikunir, Dieng

Setelah puas makan saya melanjutkan perjalanan ke Kawah Sikidang jaraknya sekitar 15-20 menit dari Bukit Sikunir.
Pertama memasuki daerah Kawah Sikidang bau belerang sudah sangat menyengat, bagi kalian yang tidak kuat dengan bau belerang kalian wajib mengunakan masker jika kalian tidak membawa masker kalian bisa membeli masker di kawah Sikidang.
Ada hal yang unik bisa kalian lakukan saat berada di kawah Sikidang yaitu merebus telor langsung ke dalam kawah dari kawah Sikidang.
Untuk spot foto kalian bisa menaki bukit kawah agar bisa melihat Kawah Sikidang dari atas yang sangat indah.

Parkir :Rp.10.000
HTM   : Free

Jalan Ke bukit Kawah Sikidang

Kawah Sikidang dari atas bukit

Dan destinasi terahir saya adalah ke Batu Ratapan Angin, destinasi ini adalah destinasi paling banyak di kunjungi wisatawan karena destisni ini memberikan pemandangan yang indah karena kita bisa melihat semua warna dari Telaga Warna Dieng.
Ketikan ingin menaiki batu harus berhati-hati karena tidak ada pengaman sama sekali.

Parkir : Rp.2000
HTM    : Rp.10.000
Batu Ratapan Angin



Saya sangat rekomendasi Dieng menjadi destinasi selanjutnya untuk kalian, karena wisatanya yang banyak dan berdekatan membuat kalian tidak akan menghabiskan waktu yang lama untuk mengexplore keindahan Dataran Tinggi Dieng.
Salam Jelajah!!!

Nusa Penida keindahan lainya dari Bali

Salam Jelajah!!! Bali selalu menyimpan keindahan yang tiada ahir. Kali ini aku mau membagikan pengalaman aku explore di Nusa Penid...