Follow Me

Sabtu, 07 Maret 2020

Nusa Penida keindahan lainya dari Bali

Salam Jelajah!!!

Bali selalu menyimpan keindahan yang tiada ahir.

Kali ini aku mau membagikan pengalaman aku explore di Nusa Penida.

Banyak orang bingung Nusa Penida itu di mana dan ada yang memikirkan satu pulau dengan Bali.

Nusa Penida masuk dalam provinsi Bali tapi tidak menyatu dengan pulau Bali melainkan berbeda pulau.

Peta Propinsi Bali

Untuk sampai ke Nusa Penida kita harus menyeberang dari pelabuhan Sanur di Bali dengan Speed boat lalu turun di pelabuhan Toyapakeh di Nusa Penida.

Rute Boat dari Pelabuhan Sanur ke Pelabuhan Toyapakeh

Boat ke Nusa Penida


Jika ingin ke Nusa Penida harus datang di pagi hari ke pelabuhan Sanur jika tidak ingin kehabisan kapal atau tertinggal kapal, waktu perjalanan Boat ke Nusa Penida dari Sanur sekitar 45 menit sampai 1 jam tergantung ombak dan boat.

Info
Harga kapal PP Rp.150,000 perorang (harga tergantung tawar menawar ya guys).


Ada 2 pilihan destinasi di Nusa Penida yaitu Nusa Penida Barat dan Nusa Penida Timur.


Nusa Penida Barat
Rute ke Nusa Penida Barat dari pelabuhan Toyapakeh

Inilah destinasi di Nusa Penida Barat yang perna aku explore:

1. Kelingking Beach
Salah satu wisata andalan di Nusa Penida terutama di barat, bentuk tebing yang unik dan laut yang biru membuat tempat ini sangat indah dan menjadi salah satu destinasi terbaik dunia.

Jarak dari pelabuahn Toyapakeh ke Kelingking Beach sekitar 30-45 menit perjalanan mengunakan motor.

Kelingking Beach, Nusa Penida


Kelingking Beach, Nusa Penida


Kelingking Beach, Nusa Penida

Selain bisa menikmati keindahan alamnya kita juga bisa menikmati pantainya, kita bisa turun ke bawah dengan menurunin anak tangga.

Tidak semua jalur memiliki anak tangga jadi harus sangat berhati-hati saat turun kebawah  karena di sebagian titik memiliki turunan 90 Derajad dan lebar tidak lebih dari 1 meter membuat kita harus sangat berhati-hati.



Jalur untuk turun ke pantai Kelingking Beach, Nusa Penida

Kurang lebih 1 jam untuk turun kebawah kita akan sampai ke pantai Kelingking, semua lelah akan hilang saat melihat birunya air laut dari tepi pantai Kelingking.

Pantai Kelingking Beach, Nusa Penida


Info
Harus menyedikan air mineral saat turun ke pantai Kelingking Beach, jika tidak membawa air mineral kalian bisa membeli air mineral di bawah, untuk harga sedikit lebih mahal.

HTM: Rp.5,000 (Termasuk parkir motor)


2. Broken Beach dan Angel Billabong
Wisata ini bersampingan jadi bisa di bilang destinasi satu paket.

Broken Beach memiliki keunikan adanya lobang pada tebing membuat tempat ini unik dan selalu masuk destinasi utama saat ke Nusa Penida.

Angel Billabong juga bisa kalian datangi, namun hanya bisa jika air laut surut jika air laut pasang wisata ini tertutupi oleh air laut.

HTM : Rp.5,000 (Sudah dengan Parkir)

Broken Beach, Nusa Penida

Angel Billabong, Nusa Penida

Broken Beach, Nusa Penida




3. Crystal Bay
Salah satu tempat terbaik untuk melihat sunset di Nusa Penida, kalian juga bisa melakukan wisata dalam air seperti snorking dan berenang di tempat ini, ombak tergolong sedang membuat tempat ini pasti ramai di kunjungi terutama saat sore hari.

HTM: Rp.5,000 (Termasuk parkir motor)

Crystal Bay, Nusa Penida


Crystal Bay, Nusa Penida


Nusa Penida Timur

Wisata Nusa Penida Timur tidak kalah indah dengan Nusa Penida Barat walau akan lebih banyak menghabiskan waktu di perjalanan karena dari pelabuhan ke wisata utama Nusa Penida Timur seperti ujung ke ujung pulau.

Rute ke Nusa Penida Timur dari pelabuhan Toyapakeh

Inilah destinasi yang pernah aku explore di Nusa Penida Timur:

1. Diamond Beach dan Atuh Beach
Tempat wisata ini bersebelahan dan 2 wisata ini menjadi spot andalan di Nusa Penida Timur, gugusan pulaunya yang unik dan air laut yang biru membuat tempat ini sangat instagramable.

Kalian juga bisa turun ke bawah untuk menikmati pantainya dan jalurnya tidak seextrem di Kelingking Beach.

HTM: Rp.5,000 (Termasuk parkir motor)

Diamond Beach, Nusa Penida

Diamond Beach, Nusa Penida

Diamond  Beach, Nusa Penida


2. Rumah Pohon Molenteng
Wisata ini tidak terlalu jauh dari Diamond Beach. Untuk menuju lokasi Rumah Pohon Molenteng perlu sedikit usaha ekstra. Kita harus berjalan menuruni tebing setinggi sekitar 50 meter.

Sayangnya saat ini HTM sudah berbayar dulu aku datang HTM masi free hanya membayar uang parkir saja.

Parkir: Rp.5,000
HTM Terbaru:Rp.50,000 (5 Menit foto)

Rumah Pohon Molenteng, Nusa Penida

Rumah Pohon Molenteng, Nusa Penida

Itulah wisata Nusa Penida yang perna aku kunjungi dan aku explore, semoga bisa jadi referensi buat teman-teman.


Opsi alur wisata yang perna aku lalui di Nusa Penida (one day trip)

1. Kelingking Beach(Tidak turun ke pantai)- Broken Beach-Angel Billabong- Crystal Bay.
2. Diamond Beach/Atuh Beach(Tidak turun ke pantai)-Rumah Pohon Molenteng- Crystal Bay.
3. Kelingking Beach (Turun ke pantai)-Broken Beach.


Info Biaya lainya
• Rp.2000 Biaya masuk kawasan pelabuhan Sanur
• Rp.70,000 Sewa Motor Vario (Perhari)
• Rp.30,000 Bensin


Sewa Motor Nusa Penida: 081238393011


Rabu, 04 Maret 2020

4 Wisata ini Bisa Dikunjungi di Labuan Bajo Selain Sailing

Salam Jelajah!!!

Labuan Bajo sudah menjadi salah destinasi yang wajib di kunjungi para traveler lokal maupun manca negara, tidak lain karena alamnya sangat indah yang sulit di dapatkan dibelahan dunia manapun.

Wisata utamanya adalah Sailing pulau ke pulau yang ada di kawasan taman nasional Komodo seperi pulau Alor,pulau Rinca, Pulau Komodo, Pulau Padar dan pulau lainnya.

Selain wista sailing Labuan Bajo juga memiliki wisata lainya antaranya :


1. Bukit Sylvia
Kita bisa mendatangi tempat wisata ini mengunkan motor ataupun mobil jaraknya tidak terlalu jauh dari pelabuhan.

Di bukit Sylvia kita bisa melihat bukit-bukit yang indah dan waktu yang paling pas ke bukit Sylvia saat senja turun karena di sini spot terbaik melihat sunset.




Bukit Sylvia, Labuan Bajo


2. Goa Batu Cermin
Wisata ini juga bisa di kunjungi dengan mengunakan motor ataupun mobil.
Kita akan melewati hutan bambu yang unik sebelum memasuki Goa Batu Cermin, Bambu di sini berbeda pada umumnya karena bambu ini memiliki duri pada setiap ruasnya.

Hutan Bambu Goa Batu Cermin

Setelah melewati hutan Bambu kita akan menaiki tangga untuk masuk ke dalam Goa, Goa Batu Cermin ini dulunya percaya berada di bawah laut dengan adanya fosil kura-kura dan berbagai jenis ikan di dinding dan atas goa.

Goa Batu Cermin, Labuan Bajo


3. Goa Rangko
Untuk datang ke Goa Rangko kita harus  menempu perjalanan 1 jam dari kota Labuan Bajo ke pelabuhan Rangko yang berada di kecamatam Boleng, kita bisa mengunakan motor ataupun mobil.

Dari pelabuhan Rangko kita menaiki perahu masyakat ke Goa Rangko selama 20 menit.

Untuk harga kapal PP 150rb dengan maksimal 7-8 penumpang, harga bisa lebih murah atau lebih mahal tergantung tawar menawar.

Letak Goa Rangko, Flores

Kapal Masyarakat Lokal

Sampainya di Goa Rangko kita akan tracking sekitar 5 menit ke bibir goa, setelah sampai kita akan melihat keindahan Goa Rangko.

Goa ini memilki kadar garam cukup tinggi pastikan tidak ada luka di tubuh saat ingin berenang, biasanya para pengunjung melopat dari sisi tebing dalam untuk melopat ke dalam air, untuk kedalaman air Goa Rangko sekitar 3-4 meter.

Waktu yang pas untuk datang ke Goa Rangko adalah di siang hari karena cahaya matahari akan masuk dari bibir goa dan menghasilkan efek cahaya yang indah, sayangnya kami tiba jam 4 sore sehingga cahaya matahari sedikit berkurang.





Goa Rangko, Flores, NTT



4. Jembatan Rangko
Jembatan ini sebenarnya tidak begitu terkenal di banding dengan wisata yang di atas.

Tapi menurut aku tempat ini sangat indah karna kita bisa melihat matahari terbenam dan air laut yang biru menyatu dengan indah.

Jembatan Rangko tidak jauh dari pelabuhan saat kita ingin ke Goa Rangko, jadi saat ke Goa Rangko wajib juga mampir ke jembatan ini untuk melihat matahari terbenam.

Sunset Jembatan Rangko


View Di Jembatan Rangko


4 Wisata ini bisa menjadi referensi kalian saat ingin mengexplore wisata Labuan Bajo selain sailing.

Salam Jelajah❤

Senin, 24 Februari 2020

Indahnya Alam dan Budaya Waerebo

Salam Jelajah..

Kali ini aku mau membagikan pengalaman aku dan teman-teman saat ke Waerebo, Manggarai, NTT.


Kampung Waerebo, Manggarai, NTT


Perjalanan kami ke Waerebo di mulai dari Labuan Bajo mengunakan mobil kerana jika mengunakan motor terlalu berbahaya, cuaca sekitar Waerebo suka berganti-ganti dan jarak Labuan Bajo ke Waerebo cukup jauh.

Kami sewa mobil+bensin+driver untuk 2 hari dengan harga Rp.1,500,000 dengan kapasitas maksimal mobil 8 orang.

Baru sebagian perjalanan hujan dan kabut sudah mulai turun dan jalan mulai licin, jika kalian ingin mengunkan motor harus sedia jas hujan dan pastikan kondisi motor bagus dan di sarankan motor besar seperti Nmax dan setype lebih aman.

Kondisi Cuaca Manggarai Barat

Di sepanjang perjalanan kami melihat bukit dan bermacam satwa dan tumbuhan yang pasti membuat perjalanan kami tidak membosankan.

Jarak dari Labuan Bajo ke Waerebo di tempuh waktu 4-5 jam dan bisa lebih lama lagi jika kami melewati jalur Ruteng yang biasa di lewati turis.

Jalur Hijau yang Kami Lewati

Karena kami melewati jalur dekat garis pantai membuat kami banyak melewati pantai dan melewati 1 pulau yang bener-bener indah yaitu Pulau Mules.

Pulau Mules, Manggarai, NTT



Pantai di Repi, Lembor Manggarai, NTT


Setalah melakukan perjalanan kurang lebih 4-5 jam kami sampai di Dange, Denge adalah batas kendaraan diperbolehkan masuk oleh masyarakat sekitar.

Dari Dange kita melanjutkan perjalaan dengan ojek motor sekitar 15 menit dengan medan yang lebih terjal menuju Wae Lomba (Post 1).


Dange, Manggarai, NTT

Wae Lomba (Post 1)

Dari Wae Lomba (Post 1) kami akan memulai Tracking menuju Kampung Waerebo.

Waktu Tracking  kurang lebih 2 sampai 3 jam dan akan melewati 2 post lagi yaitu Ponco Roko (Post 2) dan Nampe Bakok (Post 3) dan barulah sampai rumah Kasih Ibu (Pintu masuk kampung Waerebo).

Tracking ke kampung Waerebo

Ponco Roko (Post2)

Jalur yang lumayan berat adalah dari Wae Lomba (Post 1) ke Ponco Roko (Post 2) dan Ponco Roko (post 2) ke Nampe Bakok (Post 3) karena kami selalu menanjak membuat kami mudah kelelahan.

Dari Nampe Bakok (Post 3) ke Rumah Kasih Ibu kami melewati jalur yang sedikit menurun mebuat kami tidak terlalu lelah.

Nampe Bokok (Post 3)

Pemandangan Nampe Bakok


Sesampai di rumah Kasih Ibu kami harus membunyikan alat "Tambuh Bamboo" bertanda kami akan masuk ke dalam kampung Waerebo.

Alat musik Tabuh Bamboo

Setelah membunyikan alat musik kami turun ke kampung lalu di sambut salah satu warga lalu diantar ke rumah Niang Gendang untuk melakukan Waelu'u atau upacara penghormatan kepada leluhur, setelah itu barulah kami di perkenankan untuk beraktivitas di kampung Waerebo.

Lalu kami di atar ke rumah Niang untuk meletakan barang dan mencoba kopi khas Waerebo.

Rumah Niang Gendang

Mama lagi membuat Tenun


Setalah itu kami bekeliling kampung untuk melihat aktivitas masayarakat dan bermain bersama anak-anak Waerebo.



Anak-Anak Waerebo

Di sore hari Kabut sudah mulai turun  dan dinginnya udara sudah mulai berasa di kulit, kamipun masuk ke Rumah Niang untuk Menghangatkan tubuh dan menunggu makan malam, setelah makan malam kami lalu istirahat menunggu esok pagi.

Di dalam Rumah Niang yang kami inapi ada satu buku besar tetang sejarah Waerebo dari bentuk Rumah adat, dan sampai kenapa mereka tinggal di dataran tinggi Manggarai.

Kampung Waerebo, Manggarai, NTT

Niang Gena Mandok

Niang Gena Maro


Pagi hari jam 8.30 kami turun setalah sarapan pagi dan pamit ke masyarakat untuk pulang.

Di dalam hatiku ingin balik ke sini lagi karena mereka mengganggap kami sudah seperti keluarga mereka dan aku akan rindu dengan ceria muka anak-anak Waerebo❤.

Oma Waerebo


Tengah (Ketua Adat Waerebo)




Info
•Makan malam jam 7-8 malam
•Makan pagi jam 7 pagi
•Listrik akan hidup saat malam tiba dan mati jam 9-10 malam



Biaya yang kami keluarkan 
• Sewa mobil include supir dan bensin PP (Labuan Bajo-Waerebo).
Rp.1,500,000 Pergroub atau Rp.250,000 Perorang

• Ojek dari Dange ke Wae Lomba (post 1) dan jas hujan.
Rp.55,000 Perorang

• Tongkat (Tidak wajib sewa jika tidak membutuhkan tapi menurut aku itu sangat membatu saat tracking).
Rp.10,000 Perorang

•Uang suka rela penyambutan tamu di berikan ke ketua adat.
Rp.100,000 Pergroub atau  Rp.17,000 Perorang

• Menginap di rumah Niang dan makan malam dan pagi.
Rp.325,000 Perorang

• Ojek dari Wae Lomba (Post 1) ke Dange.
Rp.35,000 perorang

Total Perorang = Rp.692,000


Kontak Driver : 085102520193 (Sipri)

Nusa Penida keindahan lainya dari Bali

Salam Jelajah!!! Bali selalu menyimpan keindahan yang tiada ahir. Kali ini aku mau membagikan pengalaman aku explore di Nusa Penid...